Selasa, 13 Oktober 2015

Pengecoran Kuda-Kuda Beton Bagian Depan Tahap 1

Pengecoran kuda-kuda beton bagian depan direncanakan berlangsung dalam 2 tahap. Pada tahap 1 dikerjakan pengecoran kuda-kuda beton yang terletak di posisi kedua dari bagian depan bangunan yang prosesnya dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 13 Oktober 2015. Pengecoran menggunakan semen beton ready mix dan distribusi ke lokasi pengecoran dikerjakan secara manual. Letak lokasi pengecoran cukup dekat karena berada di bagian depan bangunan dan untuk mengangkut semen beton dari mobil, digunakan alat angkut yang didorong oleh tukang.      



Semen beton kemudian diangkut ke ketinggian sekitar 13,32 meter menggunakan katrol dan sekali pengangkutan rata-rata menggunakan sekitar 4 ember.




Pekerja yang berada di kuda-kuda beton selanjutnya menuang semen beton kedalam bekisting dan melakukan pemadatan semen menggunakan kayu serta memastikan semen terisi penuh dalam bekisting. Dalam proses pengecoran sebagaimana tampak dibawah, dilakukan pada bidang yang miring sehingga semen cenderung akan meluncur menuju tempat yang rendah.  





Menjelang sore sekitar pukul 16.45, pengecoran dilanjutkan pada kuda-kuda beton depan sisi kiri. Untuk pengecoran kali ini dipakai 3 m3 semen beton ready mix.




Saat bekerja, para tukang juga mengambil waktu untuk beristirahat, mengobrol namun tetap serius melakukan pekerjaannya, dan sekali-kali terdengar suara tertawa yang mewarnai proses pengecoran. Tampak Syafii, Amat, dan Madi sambil mengisi semen ke ember, bersenda gurau sementara pekerja yang bertugas menarik semen beton menunggu hasil pengisian semen ke ember. 



Pekerja yang mengisi semen ke ember dapat bergantian dengan pekerja yang menarik semen ke atas di lokasi kuda-kuda beton. Tampak saat ini Syafii dan Pae sedang mengisi semen dan mengaitkan tali pada ember. 




Setelah semen dikosongkan dari mobil pengangkut semen, sopir membersihkan dengan menyemprot air. Tampak Samuel Sollisa sedang memperhatikan proses pengosongan semen dan pembersihan semen dari mobil yang dikerjakan oleh sang sopir.





Mobil pun akhirnya meninggalkan lokasi dan para pekerja melanjutkan pengecoran untuk target hari ini dengan menghabiskan semen yang telah dituangkan dari mobil. Pengecoran akhirnya harus diteruskan hingga malam hari. Diterangi dengan lampu, para pekerja melakukan pekerjaannya dengan pengawasan untuk keselamatan kerja, dan koordinasi dari lantai atas dan dari lantai bawah dilakukan dengan baik. Puji Tuhan pekerjaan dapat berjalan dengan baik. 




Hasil pengecoran yang dikerjakan pada tanggal 13 Oktober 2015, tampak pada foto yang diambil pada tanggal 15 Oktober 2015 di bawah ini.



Selasa, 06 Oktober 2015

Pekerjaan Facade Menara Elevasi +13,32

Pengecoran kuda-kuda beton bagian belakang yang menggunakan semen ready mix dikerjakan selama 2 hari pada tanggal 29-30 September 2015. Untuk mendistribusikan semen ready mix ke lokasi pengecoran, tidak dilakukan dengan menggunakan mobil pompa tetapi dikerjakan oleh tukang dengan bantuan alat kerekan ember, kemudian semen dituangkan ke bekisting kuda-kuda beton. Hasil pengecorannya tampak pada gambar di bawah.


  
Selanjutnya dari tanggal 30 September 2015 sampai dengan 3 Oktober 2015, pemborong menyelesaikan pekerjaan kuda-kuda beton bagian depan (gambar di bawah) sehingga pekerjaan per tanggal 5 Oktober 2015 kondisi kuda-kuda beton telah siap untuk dicor. Untuk rencana pengecoran, Panitia kemudian mewartakan dalam Suluh Sepekan edisi tanggal 4 Oktober 2015 yang menginformasikan rencana pengecoran kuda-kuda beton bagian depan pada minggu kedua bulan Oktober. Adapun keadaan kuda-kuda beton bagian depan sebagaimana tampak pada gambar di bawah.




Berdasarkan hasil koordinasi Panitia dengan Pemborong pada tanggal 5 dan 6 Oktober 2015, diputuskan bahwa rencana pengecoran diundur hingga minggu ketiga bulan Oktober. Pengunduran rencana pengecoran disebabkan karena kondisi keuangan yang belum mencukupi untuk menutup biaya operasional dalam seminggu masa pengecoran. 
Sebagaimana laporan keuangan pembangunan dalam Suluh Sepekan GPIB Jemaat "SILOAM" Pontianak edisi 4 Oktober 2015, posisi keuangan bersaldo sekitar Rp4 juta. Panitia berharap pada hari Minggu tanggal 4 Oktober 2015 dapat diperoleh penerimaan dari Kotak Pembangunan, namun karena pada tanggal tersebut dilaksanakan perjamuan kudus, maka dapat dipastikan tidak ada penerimaan Panitia pada minggu kedua (4-10 Oktober 2015). Panitia berharap pada minggu ketiga atau tanggal 11 Oktober 2015 dapat diterima penerimaan dari Kotak Pembangunan sehingga dananya dapat dialokasikan untuk pengecoran. 

Dengan penundaan pengecoran maka kekuatan kayu cerucuk/perancah akan menjadi perhatian karena kekuatannya akan menurun untuk menopang semen yang dicor sedangkan kepastian penambahan perancah akan dilakukan menjelang pengecoran, demikian pula dengan kondisi bekisting. Kondisi fisik cerucuk saat ini sebagaimana tampak di bawah.      
  


Dengan keputusan Panitia untuk menunda pengecoran, maka Pemborong masih tetap melanjutkan pekerjaan pembuatan balok, kolom, dan lantai pada Facade Menara. Pada tanggal 5 Oktober 2015, di elevasi +13,20, Panitia berkomunikasi dengan Seksi Pelaksana Pembangunan dan Penasihat Teknis terkait pekerjaan di menara demikian pula dengan pihak Pemborong berkomunikasi dengan Penasihat Teknis untuk mendiskusikan rencana pekerjaan menara di elevasi +13,20.      




Sesuai arahan Penasihat Teknis maka Pemborong melaksanakan pekerjaan yang diminta oleh Penasihat Teknis.



Kondisi fisik bangunan gedung gereja per tanggal 5 Oktober 2015 sebagaimana gambar di bawah.

Rabu, 30 September 2015

Pengecoran Kuda-Kuda Beton Bagian Belakang

Pengecoran kuda-kuda beton bagian belakang dikerjakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 29-30 September 2015 yang menggunakan semen ready mix mutu K225 yang dipasok dari PT CITRA MANDIRI REKAYASA. Pada pengecoran kali ini, distribusi semen ke lokasi kuda-kuda beton dikerjakan oleh tukang. Sebelum tukang menuang semen ke dalam bekisting kuda-kuda beton, semen yang dibawa dari mobil pemasok akan diangkut ke lokasi penampungan semen dan selanjutnya diangkat dengan katrol ke lokasi kuda-kuda beton.





Tukang selanjutnya menuang semen ke titik pengecoran dan pekerja lainnya melakukan pemadatan semen dengan kayu.





Dalam dua hari tersebut telah dipasok semen ready mix sebanyak 6m3 yaitu 4m3 pada hari pertama dan 2m3 pada hari kedua. Sebelum mobil meninggalkan lokasi, sopir mengeluarkan seluruh muatan semen dan melakukan pembersihan sisa-sisa semen.



Sabtu, 26 September 2015

Pemeriksaan Kuda Kuda Beton Bagian Belakang

Pada hari Sabtu tanggal 26 September 2015 sekitar pukul 8 pagi, pemeriksaan atas hasil pekerjaan kuda-kuda beton dilakukan bersama oleh Ir. Ferly Kalalo (Penasihat Teknis), Rahiman Pasaribu, ST (Seksi Pelaksana Pembangunan), dan CV IKA PERSADA selaku pemborong yang dihadiri oleh Ibu Theresia Siwi Kartikawati, Samuel Sollisa, Andi Wardhana. Dalam kunjungan ke lapangan, dilakukan pengecekan atas gambar desain dengan kondisi lapangannya, pengukuran, pemeriksaan fisik, serta diskusi-diskusi. Pemeriksaan dilakukan terhadap Kuda-kuda beton bagian belakang dan depan. Hasil pemeriksaan lapangan juga akan menentukan kapan proses pengecoran dapat dikerjakan.

Dengan menggunakan gambar desain, Ir. Ferly Kalalo melakukan pemeriksaan kesesuaian keadaan lapangan dengan gambar desain dan juga aspek konstruksi bangunan di lapangan. Pada gambar di bawah tampak diskusi yang berlangsung di tengah keadaan cuaca di Kabupaten Kubu Raya yang berasap sehingga beberapa orang menggunakan masker.




Peninjauan untuk memeriksa kondisi kuda-kuda beton juga dilakukan di obyek pemeriksaan. Pada gambar di bawah tampak Rahiman Pasaribu, ST (Seksi Pelaksana Pembangunan) sedang memeriksa kondisi lapangan, pembesian, dan bekisting/mal kuda-kuda beton.


Demikian pula pada posisi kuda-kuda beton bagian depan, tampak R. Pasaribu dan Ismail sedang mengukur dan mengamati kondisi kuda-kuda beton di atas balkon.



Untuk memastikan kesesuaian kondisi lapangan dengan desainnya, juga dilakukan pengukuran. Pada gambar di bawah tampak Ismail, Samuel Sollisa, dan Siburian sedang mengukur panjang besi dielevasi +10 sampai dengan elevasi +13,32.




Gambar di bawah menunjukkan pengukuran yang sedang dilakukan oleh Ismail dan Siburian pada elevasi elevasi +13,32.




Suasana di lokasi pembangunan pada hari Sabtu tanggal 26 September 2015 tampak lengang karena pada hari tersebut tidak ada aktivitas pembangunan, dan fokus kegiatan hanya pada pemeriksaan dan koordinasi untuk proses pengecoran kuda-kuda beton.  


Dari hasil pemeriksaan lapangan, Penasihat Teknis melakukan koreksi untuk ditindaklanjuti oleh pemborong. Pemborong akan melakukan perintah Penasihat Teknis sehingga pada hari Senin tanggal 28 September 2015 pemborong melakukan perbaikan/penguatan sesuai hasil pemeriksaan.
Direncanakan proses pengecoran kuda-kuda beton akan berlangsung 2 tahap yaitu pengecoran kuda-kuda beton bagian belakang pada hari Selasa tanggal 29 September  2015 sedangkan pengecoran kuda-kuda beton bagian depan dilakukan sesudahnya.


Kamis, 07 Mei 2015

Audiensi kepada Wakil Gubernur Kalimantan Barat

Pada hari Kamis tanggal 7 Mei 2015 sekitar pukul 10.30 WIB, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Bapak Christiandy Sanjaya menerima audiensi PHMJ GPIB Jemaat "SILOAM" Pontianak & Panitia Pembangunan. PHMJ yang berkesempatan hadir dalam kunjungan ini yaitu Bapak Pnt. Leon Panggabean (Ketua IV) dan Ibu Pnt. Caroline Hutagalung (Sekretaris II) serta dari Panitia yaitu Bapak Ludur Lumban Tobing (Ketua) dan Ibu Meggy Luisah/Ny Sunito (Bendahara).

Pada audiensi ini, Bapak Leon Panggabean menyampaikan maksud audiensi kepada Wakil Gubernur dan bahwa Pdt Elia Hartono Unpapar (KMJ) tidak dapat turut serta karena sedang dalam perkunjungan ke warga yang sakit dan menyampaikan salam dari KMJ serta menginformasikan perkembangan pembangunan gedung gereja GPIB di Kabupaten Kubu Raya. Selanjutnya, Bapak Ludur Lumban Tobing menyerahkan Proposal dan menyampaikan status perkembangan fisik pembangunan yang saat ini sedang dalam proses pekerjaan pondasi, balok, kolom lantai 1 & 2 dengan capaian sekitar 75%. Bapak Christiandy Sanjaya merespon baik upaya dari warga GPIB Jemaat "SILOAM" Pontianak dan memberi masukan agar kepanitiaan terus bekerja dengan penuh tanggungjawab.



Ketua Panitia juga menginformasikan kegiatan pendanaan yang telah dilakukan oleh warga jemaat GPIB "SILOAM" Pontianak melalui Kartu Janji Iman, Kartu Sumbangan Pembangunan, persembahan, proposal, pinjaman dana dari donatur dan inisiatif pinjaman dari individu personil PHMJ dengan total Rp 50 juta. Bapak Ludur Lumban Tobing juga memaparkan perkembangan keuangan yang dalam dua tahun pembangunan telah menghimpun 1/4 dari kebutuhan dana dan memohon bantuan dari Pemerintah Provinsi untuk membantu pendanaan 3/4nya atau sekitar Rp 3 Milyar. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Christiandy Sanjaya menyampaikan bahwa Pemerintah tidak dapat membantu keseluruhan dana dan akan memperhatikan proposal yang disampaikan.

Pada akhir audiensi Bapak Christiandy Sanjaya berkenan berfoto bersama PHMJ GPIB Jemaat "SILOAM" Pontianak dan Panitia Pembangunan.



Pada audiensi ini Pdt. Elia Hartono Unpapar selaku Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Jemaat "SILOAM" Pontianak sedang dalam kunjungan pelayanan kepada warga jemaat yang sakit sehingga tidak dapat turut serta, Pnt. Daud Adi (Ketua I) tidak dapat hadir dan pada saat yang sama Ibu Tinneke Lumangkun (Ketua II) sedang dalam kegiatan di Kantor demikian pula Ferry Situmorang (Sekretaris Panitia). Rencana pertemuan ini baru dapat dipastikan sekitar satu jam sebelum pertemuan.  Adapun kunjungan Audiensi kepada Wakil Gubernur ini baru dapat berlangsung pada tanggal 7 Mei 2015. Sebelumnya, sekitar setahun yang lalu, pada tanggal 6 Mei 2014, PHMJ & Panitia telah berada di Kantor Gubernur, namun karena tugas yang lain maka pertemuan tidak dapat dilaksanakan.

Senin, 26 Januari 2015

Melanjutkan Pekerjaan Pondasi dan Lantai 1 & 2

Pada hari Senin tanggal 26 Januari 2015 pukul 07.00 WIB dilaksanakan doa bersama di lokasi pembangunan untuk memulai lagi pekerjaan pondasi dan pembangunan Lantai 1 & 2. Doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Majelis GPIB Jemaat SILOAM Pontianak, Pdt Elia Hartono Unpapar dan dihadiri oleh PHMJ, Presbiter, Koordinator Sektor, Warga Jemaat serta Panitia mendoakan kelancaran pekerjaan dan keselematan pekerja serta usaha penggalangan dana yang saat ini sedang berlangsung.



Pekerjaan pada tahapan ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan setelah diselesaikannya pemancangan mini pile atau pondasi pada tanggal 5 September 2013. Selama sekitar 16 bulan, segenap warga jemaat, Majelis dan PHMJ serta Panitia berupaya menggalang dana untuk mengumpulkan dana agar dapat melanjutkan pekerjaan pondasi dan pengecoran lantai 1 & 2. Total kebutuhan dana pada tahapan ini diestimasi sekitar Rp 1,2 Milyar dan dana yang tersedia sekitar Rp 500 juta. Kiranya kita bersama dapat melalui tahapan ini dengan iman dan pengharapan bahwa Tuhan akan memberikan berkat menurut waktuNya. Amin.